Tampilkan postingan dengan label agama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label agama. Tampilkan semua postingan

Etika Memberi Nama Anak Dalam Islam Serta Haram Dan Makruhnya Sebuah Nama



Nama adalah ciri atau tanda, maksudnya adalah orang yang diberi nama dapat mengenal dirinya atau dikenal oleh orang lain. Dalam Al-Qur’anul Kariim disebutkan;
يَا زَكَرِيَّا إِنَّا نُبَشِّرُكَ بِغُلَامٍ اسْمُهُ يَحْيَى لَمْ نَجْعَل لَّهُ مِن قَبْلُ سَمِيًّا 7) سورة مريم
“Hai Zakaria, sesungguhnya Kami memberi kabar gembira kepadamu akan (beroleh) seorang anak yang namanya Yahya, yang sebelumnya Kami belum pernah menciptakan orang yang serupa dengan dia” (QS. Maryam: 7).



Kenangan Cinta Terindah

Allah SWT berfirman pada hari kiamat kepada anak-anak: “Masuklah kalian ke dalam syurga!”
Anak-anak itu berkata: “Ya Rabbi (kami menunggu) hingga ayah ibu kami masuk.”
Lalu mereka mendekati pintu syurga! tapi tidak mau masuk ke dalamnya. Allah berfirman lagi: “Mengapa, Aku lihat mereka enggan masuk? Masuklah kalian ke dalam surga!”
Mereka menjawab: “Tetapi (bagaimana) orang tua kami?” Allah pun berfirman: “Masuklah kalian ke dalam syurga bersama orang tua kalian.” 

Doa Sebelum Bersetubuh


Assallammu'alaikum saudara-saudaraku, subuh ini izinkan aku untuk berbagi sedikit maslah yang kelihatannya sepele tapi sangat penting dilakukan....
ada pun yang ingin aku bagikan adalah doa sebelum ijma' (bersetubuh) dengan istri kita hal ini kita lakukan supaya setan tidak ikut serta ketika kita melakukan hubungan suami istri. 






Malam Pertama Dan Adab Bersenggama

Oleh
Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas

Saat pertama kali pengantin pria menemui isterinya setelah aqad nikah, dianjurkan melakukan beberapa hal, sebagai berikut:

Pertama: Pengantin pria hendaknya meletakkan tangannya pada ubun-ubun isterinya seraya mendo’akan baginya. Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda: yang artinya : “Apabila salah seorang dari kamu menikahi wanita atau membeli seorang budak maka peganglah ubun-ubunnya lalu bacalah ‘basmalah’ serta do’akanlah dengan do’a berkah seraya mengucapkan: ‘Ya Allah, aku memohon kebaikannya dan kebaikan tabiatnya yang ia bawa. Dan aku berlindung dari kejelekannya dan kejelekan tabiat yang ia bawa.’”


Rukun Nikah,Syarat Pengantin & Wali

Bahwa rukun nikah ada lima perkara:
1.      Pengantin lelaki (zauj)
2.      Pengantin perempuan (zaujah)
3.      Wali pengantin perempuan
4.      Dua orang saksi (Syahidami ‘adilaini)
5.      Ijab dan Qabul (Shighat) (Al Iqna’ fi Hali Alfadli Abi Syja’: II/122).


Hukum Pernikahan dalam Islam

Hukum Pernikahan dalam Islam

Dalam pembahasan ini kita akan berbicara tentang hukum menikah dalam pandangan syariah. Para ulama ketika membahas hukum pernikahan, menemukan bahwa ternyata menikah itu terkadang bisa mejadi sunnah, terkadang bisa menjadi wajib atau terkadang juga bisa menjadi sekedar mubah saja. Bahkan dalam kondisi tertentu bisa menjadi makruh. Dan ada juga hukum pernikahan yang haram untuk dilakukan.

Semua akan sangat tergantung dari kondisi dan situasi seseorang dan permasalahannya. Apa dan bagaimana hal itu bisa terjadi, mari kita bedah satu persatu.

1. Pernikahan Yang Wajib Hukumnya

Menikah itu wajib hukumnya bagi seorang yang sudah mampu secara finansial dan juga sangat beresiko jatuh ke dalam perzinaan. Hal itu disebabkan bahwa menjaga diri dari zina adalah wajib. Maka bila jalan keluarnya hanyalah dengan cara menikah, tentu saja menikah bagi seseorang yang hampir jatuh ke dalam jurang zina wajib hukumnya.

Imam Al-Qurtubi berkata bahwa para ulama tidak berbeda pendapat tentang wajibnya seorang untuk menikah bila dia adalah orang yang mampu dan takut tertimpa resiko zina pada dirinya. Dan bila dia tidak mampu, maka Allah SWT pasti akan membuatnya cukup dalam masalah rezekinya, sebagaimana firman-Nya

:

HIKMAH DAN HUKUM NIKAH

Hikmah Syariat Nikah
1. Nikah adalah salah satu sunnah (ajaran) yang sangat dianjurkan oleh Rasul Shalallahu ‘Alaihi Wassalam dalam sabdanya:

Wahai para pemuda, siapa di antara kalian yang mampu menikah (jima’ dan biayanya) maka nikahlah, karena ia lebih dapat membuatmu menahan pandangan dan memelihara kemaluan. Barangsiapa tidak mampu menikah maka berpuasalah, karena hal itu baginya adalah pelemah syahwat.” (HR. Bukhari dan Muslim)
2. Nikah adalah satu upaya untuk menyempurnakan iman. Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda:
ayat2.jpg
Barangsiapa memberi karena Allah, menahan kerena Allah, mencintai karena Allah, membenci karena Allah, dan menikahkan karena Allah maka ia telah menyempurnakan iman.” (HR. Hakim,dia berkata: Shahih sesuai dg syarat Bukhari Muslim. Disepakati oleh adz Dzahabi)
ayat3.jpg
Barangsiapa menikah maka ia telah menyempurnakan separuh iman, hendaklah ia menyempurnakan sisanya.” (HR. ath Thabrani, dihasankan oleh Al Albani)

Para Malaikat Berdoa Untuk Orang Ini

Allah SWT berfirman, “Sebenarnya (malaikat-malaikat itu) adalah hamba-hamba

yang dimuliakan, mereka tidak mendahului-Nya dengan perkataan dan mereka

mengerjakan perintah-perintah-Nya. Allah mengetahui segala sesuatu yang

dihadapan mereka dan yang dibelakang mereka, dan mereka tidak memberikan

syafa’at melainkan kepada orang-orang yang diridhai Allah, dan mereka selalu berhati-hati karena takut kepada-Nya” (QS Al Anbiyaa’ 26-28)

Jadi siapa yang tak ingin didoakan oleh makhluk Allah yang paling taat ini?

Kalau ingin didoakan para malaikat, lakukanlah amal sholeh berikut ini.

1.. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci. Imam Ibnu Hibban meriwayatkan

dari Abdullah bin Umar ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang

tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya.

Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa ‘Ya Allah, ampunilah hambamu si

fulan karena tidur dalam keadaan suci’” (hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/37)

2.. Orang yang duduk menunggu shalat. Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra.,

bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah salah seorang diantara kalian yang duduk menunggu shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya ‘Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia’” (Shahih Muslim no. 469)

3.. Orang – orang yang berada di shaf bagian depan di dalam shalat. Imam Abu

Dawud (dan Ibnu Khuzaimah) dari Barra’ bin ‘Azib ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada (orang – orang) yang berada pada shaf – shaf terdepan”
(hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud I/130)

4.. Orang – orang yang menyambung shaf (tidak membiarkan sebuah kekosongan di dalm shaf). Para Imam yaitu Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Al Hakim meriwayatkan dari Aisyah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu bershalawat kepada orang – orang yang menyambung shaf – shaf” (hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/272)

5.. Para malaikat mengucapkan ‘Amin’ ketika seorang Imam selesai membaca Al

Fatihah. Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Jika seorang Imam membaca ‘ghairil maghdhuubi ‘alaihim waladh dhaalinn’, maka ucapkanlah oleh kalian ‘aamiin’, karena barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu” (Shahih Bukhari no. 782)

6.. Orang yang duduk di tempat shalatnya setelah melakukan shalat. Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Para malaikat akan selalu bershalawat kepada salah satu diantara kalian selama ia ada di dalam tempat shalat dimana ia melakukan shalat, selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata, ‘Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia’”
(Al Musnad no. 8106, Syaikh Ahmad Syakir menshahihkan hadits ini)

7.. Orang – orang yang melakukan shalat shubuh dan ‘ashar secara berjama’ah.

Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Para malaikat berkumpul pada saat shalat shubuh lalu para malaikat ( yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu shalat ‘ashar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga shalat ‘ashar) naik (ke langit)

sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, ‘Bagaimana kalian meninggalkan hambaku ?’, mereka menjawab, ‘Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan shalat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan shalat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat’” (Al Musnad no. 9140, hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Ahmad Syakir)

8.. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan. Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Ummud Darda’ ra., bahwasannya Rasulullah SAW bersabda, “Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut berkata ‘aamiin dan engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan’” (Shahih Muslim no. 2733)

9.. Orang-orang yang berinfak. Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Tidak satu hari pun dimana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali 2 malaikat turun kepadanya, salah satu diantara keduanya berkata, ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak’. Dan lainnya berkata, ‘Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit’”
(Shahih Bukhari no. 1442 dan Shahih Muslim no. 1010)

10.. Orang yang makan sahur. Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath Thabrani, meriwayaatkan dari Abdullah bin Umar ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada orang – orang yang makan sahur”
(hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhiib wat Tarhiib I/519)

11.. Orang yang menjenguk orang sakit. Imam Ahmad meriwayatkan dari ‘Ali bin Abi Thalib ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan bershalawat kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore dan di waktu malam kapan saja hingga shubuh”
(Al Musnad no. 754, Syaikh Ahmad Syakir berkomentar, “Sanadnya shahih”)

12.. Seseorang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain. Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Abu Umamah Al Bahily ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah diantara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain”
(dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Kitab Shahih At Tirmidzi II/343)

Datangnya Pertolongan Allah

Seringkali kita mengira apa yang telah terjadi adalah akhir dari segalanya? Namun ternyata pertolongan Allah telah tiba. Berapa kali anda merasakan jalan telah buntu? Namun ternyata kebahagiaan, kebaikan dan keberhasilan telah datang untuk anda. "Katakanlah Allah menyelamatkan kamu dari bencana itu dan dari segala macam kesusahan.' (QS. al-An'am : 64). Segala kemudahan datangnya dari Allah. Tidak ada daya dan upaya anda kecuali hanyalah Allah yang menentukan segalanya. Ibnu Taimiyah menyebutkan "Dengan 'La haula wa la quwata ila billah" 'Tiada daya dan tiada upaya kecuali hanya Allah' semua beban bisa ditangguhkan, semua bencana bisa diatasi dan semua kesulitan mendapatkan kemudahan.

Abu Dzuaib al-Huzali delapan anaknya meninggal dunia dalam waktu satu tahun. Ditengah derita, dirinya percaya, berserah diri hanya kepada Allah, dalam doa yang dipanjatkan, "Ya Allah, Engkau ambil kedelapan anakku sebelumnya Engkau memberikannya kepadaku, maka berikanlah aku kekuatan dan ketabahan agar aku mampu mensyukuri setiap apapun yang Engkau berikan & Engkau ambil dariku" Bagi dia hanya kehilangan sebagian kecil saja dari keseluruhan nikmat yang diterimanya maka tidak berapa lama Allah menggantikan dengan memberikan anak-anak yang sholeh untuknya.

Demikian juga ketika Raja Namrud melempar Nabi Ibrahim Alaihi Salam kedalam api yang berkobar tidak mampu membakar tubuh Nabi Ibrahim semua itu terjadi karena pertolongan Allah. "Wahai Api! Jadilah kamu dingin dan penyelamat bagi Ibrahim."(QS. al-Anbiya' : 69). Oleh karena itu janganlah merasa terhimpit sedetikpun karena setiap keadaan akan selalu berubah. Sebaik-baiknya kemuliaan dalam hidup kita adalah bersabar menanti datangnya pertolongan Allah. Betapapun membutuhkan waktu untuk bersabar hari demi hari, malam demi malam, disetiap tetes air mata telah mengering. Yakinlah, Allah mengerti apa yang terbaik dalam hidup anda, Allah memberikan pertolongan untuk anda!

-- Surat dari Anak yang di ABORSI --



‎    Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarrakatuh Teruntuk Bundaku tersayang...


Dear Bunda...


   Bagaimana kabar bunda hari ini? Semoga bunda baik-baik saja...nanda juga di sini baik-baik saja bunda... Allah sayang bange...t deh sama nanda. Allah juga yang menyuruh nanda menulis surat ini untuk bunda, sebagai bukti cinta nanda sama bunda.... Bunda, ingin sekali nanda menyapa perempuan yang telah merelakan rahimnya untuk nanda diami walaupun hanya sesaat... Bunda, sebenarnya nanda ingin lebih lama tinggal di rahim bunda, ruang yang kata Allah paling kokoh dan paling aman di dunia ini, tapi rupanya bunda tidak menginginkan kehadiran nanda, jadi sebagai anak yang baik, nanda pun rela menukarkan kehidupan nanda demi kebahagiaan bunda. Walaupun dulu, waktu bunda meluruhkan nanda, sakit banget bunda....badan nanda rasanya seperti tercabik-cabik... dan keluar sebagai gumpalan darah yang menjijikan apalagi hati nanda, nyeri, merasa seperti aib yang tidak dihargai dan tidak diinginkan. Tapi nanda tidak kecewa kok bunda... karena dengan begitu, bunda telah mengantarkan nanda untuk bertemu dan dijaga oleh Allah bahkan nanda dirawat dengan penuh kasih sayang di dalam syurga Nya.

   Bunda, nanda mau cerita, dulu nanda pernah menangis dan bertanya kepada Allah, mengapa bunda meluruhkan nanda saat nanda masih berupa wujud yang belum sempurna dan membiarkan nanda sendirian di sini? Apa bunda tidak sayang sama nanda? Bunda tidak ingin mencium nanda? Atau jangan-jangan karena nanti nanda rewel dan suka mengompol sembarangan? Lalu Allah bilang, bunda kamu malu sayang... kenapa bunda malu? karena dia takut kamu dilahirkan sebagai anak haram... anak haram itu apa ya Allah? Anak haram itu anak yang dilahirkan tanpa ayah... Nanda bingung dan bertanya lagi sama Allah, ya Allah, bukannya setiap anak itu pasti punya ayah dan ibu? Kecuali nabi Adam dan Isa? Allah yang Maha Tahu menjawab bahwa bunda dan ayah memproses nanda bukan dalam ikatan pernikahan yang syah dan Allah Ridhoi. Nanda semakin bingung dan akhirnya nanda putuskan untuk diam. Bunda, nanda malu terus-terusan nanya sama Allah, walaupun Dia selalu menjawab semua pertanyaan nanda tapi nanda mau nanyanya sama bunda aja, pernikahan itu apa sih? Kenapa bunda tidak menikah saja dengan ayah? Kenapa bunda membuat nanda jadi anak haram dan mengapa bunda mengusir nanda dari rahim bunda dan tidak memberi kesempatan nanda hidup di dunia dan berbakti kepada bunda? Hehe,,,maaf ya bunda, nanda bawel banget... nanti saja, nanda tanyakan bunda kalau kita ketemu.
    Oh ya Bunda, suatu hari malaikat pernah mengajak jalan-jalan nanda ke tempat yang katanya bernama neraka. Tempat itu sangat menyeramkan dan sangat jauh berbeda dengan tempat tinggal nanda di syurga. Di situ banyak orang yang dibakar pake api lho bunda...minumnya juga pake nanah dan makannya buah-buahan aneh, banyak durinya...yang paling parah, ada perempuan yang ditusuk dan dibakar kaya sate gitu, serem banget deh bunda. Lagi ngeri-ngerinya, tiba-tiba malaikat bilang sama nanda, Nak, kalau bunda dan ayahmu tidak bertaubat kelak di situlah tempatnya...di situlah orang yang berzina akan tinggal dan disiksa selamanya. Seketika itu nanda menangis dan berteriak-teriak memohon agar bunda dan ayah jangan dimasukkan ke situ.... nanda sayang bunda... nanda kangen dan ingin bertemu bunda... nanda ingin merasakan lembutnya belaian tangan bunda dan nanda ingin kita tinggal bersama di syurga... nanda takut, bunda dan ayah kesakitan seperti orang-orang itu... Lalu, dengan lembut malaikat berkata... nak,kata Allah kalau kamu sayang, mau bertemu dan ingin ayah bundamu tinggal di syurga bersamamu, tulislah surat untuk mereka... sampaikan berita baik bahwa kamu tinggal di syurga dan ingin mereka ikut, ajaklah mereka bertaubat dan sampaikan juga kabar buruk, bahwa jika mereka tidak bertaubat mereka akan disiksa di neraka seperti orang-orang itu. Saat mendengar itu, segera saja nanda menulis surat ini untuk bunda, menurut nanda Allah itu baik banget bunda.... Allah akan memaafkan semua kesalahan makhluk Nya asal mereka mau bertaubat nasuha... bunda taubat ya? Ajak ayah juga, nanti biar kita bisa kumpul bareng di sini... nanti nanda jemput bunda dan ayah di padang Mahsyar deh... nanda janji mau bawain minuman dan payung buat ayah dan bunda, soalnya kata Allah di sana panas banget bunda... antriannya juga panjang, semua orang sejak jaman nabi Adam kumpul disitu... tapi bunda jangan khawatir, Allah janji, walaupun rame kalo bunda dan ayah benar-benar bertaubat dan jadi orang yang baik, pasti nanda bisa ketemu kalian. Bunda, kasih kesempatan buat nanda ya.... biar nanda bisa merasakan nikmatnya bertemu dan berbakti kepada orang tua, nanda juga mohon banget sama bunda...jangan sampai adik-adik nanda mengalami nasib yang sama dengan nanda, biarlah nanda saja yang merasakan sakitnya ketersia-siaan itu.
    Tolong ya bunda, kasih adik-adik kesempatan untuk hidup di dunia menemani dan merawat bunda saat bunda tua kelak. Sudah dulu ya bunda... nanda mau main-main dulu di surga.... nanda tunggu kedatangan ayah dan bunda di sini... nanda sayang banget sama bunda....muach!..









regard from putri on Facebook

Hidup Adalah Anugrah

Hari ini sebelum engkau berpikir untuk mengucapkan kata-kata kasar Ingatlah akan seseorang yang tidak bisa berbicara. Sebelum engkau mengeluh mengenai cita rasa makananmu Ingatlah akan seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan. Sebelum engkau mengeluh tentang suami atau isterimu Ingatlah akan seseorang yang menangis kepada Tuhan meminta pasangan hidup. Hari ini sebelum engkau mengeluh tentang hidupmu Ingatlah akan seseorang yang begitu cepat pergi ke surga. Sebelum engkau mengeluh tentang anak-anakmu Ingatlah akan seseorang yang begitu mengaharapkan kehadiran seorang anak, tetapi tidak pendapatnya. Sebelum engkau bertengkar karena rumahmu yang kotor, dan tidak ada yang membersihkan atau menyapu lantai Ingatlah akan orang gelandangan yang tinggal di jalanan. Sebelum merengek karena harus menyopir terlalu jauh Ingatlah akan sesorang yang harus berjalan kaki untuk menempuh jarak yang sama. Dan ketika engkau lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu Ingatlah akan para penganguran, orang cacat dan mereka yang menginginkan pekerjaanmu. Sebelum engkau menuding atau menyalahkan orang lain Ingatlah bahwa tidak ada seorang pun yang tidak berdosa dan kita harus menghadap pengadilan Tuhan. Dan ketika beban hidup tampaknya akan menjatuhkanmu Pasanglah senyuman di wajahmu dan berterima kasihlah pada Tuhan karena engkau masih hidup dan ada di dunia ini. Hidup adalah anugerah, jalanilah, nikmatilah, rayakan dan isilah itu. NIKMATILAH SETIAP SAAT DALAM HIDUPMU, KARENA MUNGKIN ITU TIDAK AKAN TERULANG LAGI!!!

Penghujung Senja Ku

Hari ini sangat melelahkan.. Pagi-pagi berangkat menuju stasiun tebet menuju Ui depok.. Pulang-pulang kehujanan.. Nunggu si kereta ekonomi rasanya lama sekali.. apa karna murah yac?? atau karna hujan yang deras nd petir yang menyambar bak genderang perang.. Sambil menunggu hujan,, Q seka air hujan yang membasahi wajah q. baju q basah karna nekat menerobos hujan, tapi fikiran q cuma satu.. Cepat langkahkan kaki dan pulang kerumah untuk beristirahat dengan nyaman.. setelah sampai di peron, Q tangkupkan kedua tangan bersidekap untuk menghangatkan badan.. Dari kejauhan q lihat parasnya tersenyum kearah q.. menyeka peluh atau air hujan yang membasahi wajah dan bajunya.. Sekilas lusuh sekali cara berpakaiannya,, hemhh aq sempat menduga-duga hal buruk padanya. Sempat berkerut alis q.. takut kalau-kalau dy ingin menjahati Q.. Ia mendekat dan tersenyum ramah,, dengan sigap ia membuka sekantong plastik hitam yang ia bawa.. Tapi anehnya hanya sebelah saja tangan yg bergerak itu.. Wajahnya sedikit kucel tak terurus.. tapi q amati perlahan ia Lelaki yang Manis sekali.. Ia berbicara kepada q,, tapi tak q tangkap pembicaraannya.. masih bingung aq dengan dirinya yang tiba-tiba tersenyum dan mendekat kearah q. Mungkin ia merasa aq mengawasinnya,, ia menegur q perlahan..Kembali perhatian q tertuju pada bungkusan yg ia bawa, Dan akhirnya ada 10 buku IQRA berpindah tangan di atas tas yang aq pangku. Dengan kembali ramah aq kembalikan buku itu dan mengatakan tidak berminat untuk membelinya. Namun alangkah terkeutnya aq, ia bilang GRATIS untuk q.. Dia memohon agar aq mau menerima IQRA itu. Sejurus kemudian ada mendung bergelayut di wajahnya.. lalu mengalirlah ceritanya pada Q tanpa Q minta: Saya seorang mahasiswa.. Sempat mengajar di salah satu taman kanak-kanak islam di jakarta. Saya perantauan, tak punya sanak family di jakarta,akan tetapi semangat saya untuk mengajari kanak-kanak bisa membaca al-Qur'an sangatlah besar. Dulu ayah saya guru ngaji, ibu juga. tapi mereka tak dapat melihat, hanya saja ilmu mereka nd semangat mengajarkan tak pernah padam. Aq sempat heran mana bisa org buta ngajar ngaji begitu bunyi fikiran q. Tapi seolah bisa membaca,, ia tersenyum ramah sekali kemudian berkata orang tua saya memang tidak dapat melihat tapi hati mereka bisa melihat, telinga mereka masih bisa mendengar, dan mulut mereka dengan fasih terus membaca ayat-ayat cinta utusan Tuhan. Tertegun aq dibuatnya, entah kenapa ada luka seperti menusuk jantung q.. Sekarang mereka telah berpulang dan mengamanahkan pada saya untuk terus mengabdi pada mereka yang haus untuk MEMBACA.. Sebegitu sombongkah aq Tuhan? Hingga akk tak bisa menangkap kesederhanaan orang di depan q.. oh Tuhan apakah ia utusan Mu? yang ingin menyadarkan Q? :"( Apakah mata hati Q sudah mati Tuhan??? Sehingga hanya fikiran buruk yang mengelayuti Q >. Oh Tuhan hati q tersayat, sangat terluka.. Aq merasa sangat sombong.. padahal aq tak punya apa-apa.. Tak terasa sudah 5 kereta ekonomi bisnis q lewat dengan gagahnya,, ingin q akhiri obrolan orang di depan q ini.. mengenalnya saja tidak. buat apa aq menghabiskan waktu mendengar celotehannya yang tak ada sangkut pautnya dengan q. Badan q semakin ngilu dan kepala q semakin berat.. mungkin karna hujan yang membasahi kepala dan tubuh Q. Tapi itu hanya fikiran q, aq tak jua bergeming dan masih diam terpaku mendengar celotehannya.. Aq melirik kemeja panjang lusuh yang berkibar terkena angin senja.. kosong,, mana tangannya..? Untuk ke2 kalinya ia mendapati q sedang mengamatinnya. Kembali ia tersenyum seolah bisa membaca fikiran q.. "tangan saya gak ada mba, jangan heran" (jawabnya,Tawanya renyah sekali seolah tak ada beban). Ini kejadian waktu itu (matanya menerawang jauh). saya sedang dalam perjalanan menuju taman kanak-kanak, tiba-tiba ada truk melaju cepat.. saya terseruduk.. tidak perih, tapi yang perih ransel saya robek dan al'quran itu, iqra itu robek dan tertindih truk angkutan barang itu.. Sesak nafas saya mba, rasanya jiwa saya hilang. Di samping saya ada ibu-ibu histeris sambil menangis, ia berhenti sebentar kemudian tertawa (hehehe). Saya fikir ibu itu menangis karna merasakan apa yg saya rasakan, ternayata ini(sambil menunjuk kemeja lusuhnya) tergilas truk nd putus mba.. PLONG tak kuasa lagi hati ini remuk.. Dy ya Rabb demi Ayat suci Mu rela kehilangan tangan dan tak merasakan rasa sakit itu.. Ia tak menyadari rasa sakit akibat putusnya tangannya itu.. Rasanya hilang kosong sekali raga q.. mata q panas sekali.. Ingin q tampar diri q.. begitu bodohnya pemikiran Q :'( Tak terasa tetesan air mata itu jatuh mengenai pipi Q, tapi karna basah air hujan. Pria didepan q tidak melihatnya.. Syukurlah.. malu rasanya diri ini menatap pria itu dengan tatapan menyelidik.. sekarang malah terbalik ia yang menyelidik q.. Tapi masih dengan sedikit bingung, malu, sedih bercampur jadi satu, Q beranikan juga bertanya padanya.. Lantas apa yang bisa saya bantu? saya tidak sedang mebutuhkan iqra. Alhamdullilah saya bisa membaca al-Qur'an. ponakan saya pun sudah punya IQRA kata q dengan sedikit parau.. lagi-lagi dia tersenyum.. yhea SENYUMMM :'( ya Allah aq semakin pusing dibuatnya.. di depan q lagi-lagi kereta ekonomi bisnis berhenti. Entah sudah keberapa kalinya. Kepala q semakin berat dan agak terhuyung. Dengan sigap ia menjelaskan maksudnya yaitu agar aq mau membantunya membagikan Iqra" itu kepada orang yang tepat. Yang sekirnya akan berguna kelak. Bukan hanya jd seonggok berlian yang hanya menghiasi sebuah lemari bak sebuah prasasti bersejarah yang tak boleh tersentuh. Hanya dipandang sesekali. Hemh ak malah merasa tugas kali ini lebih berat dari pada mengeluarkan uang q untuk membeli Iqra itu.. ia sangat berharap pada q,, Q lirik jam di pergelangan q menunjukkan pukul 18.00 lewat.. Hujan deras dan kilat menyambar nyaring sekali. Badan q basah, tas yang aq sanggapun rasanya semakin berat. Tapi aq tak sanggup melihat wajah yang memelas di hadapan Q. waktu terus berjalan, pendengaran q rasanya berkurang.. berdengung rasanya entah mengapa.. mata q semakin panas.. nd aq rasanya lunglai. Dengan mohon maaf aq hanya bisa memberikan sesuatu yang q punya pada anda.. Maaf sekali bila tadi saya tidak membantu anda. Tapi saya berjanji mas,, Saya ingin membantu anda. Saya ingin Tuhan mempertemukan kita lagi di stasiun dan peron yang sama. seandainya waktu bisa di putar nd masih siang. saya akan bantu anda berkeliling. saya mau menghabiskan waktu saya untuk membantu anda. apalagi kalimat terakhir anda tadi : " Walaupun bangku kuliah terhenti, walaupun diri ini tak bisa lagi mengabdi. Biarkan sisa waktu q habis digeluti amal soleh untuk memebela ilmu yang tlah digariskan Tuhan dalam hidup q. Aq ingin ilmu ini bisa sampai pada mereka yang ingin terus belajar." Oh mas berbaju biru,, ingin sekali aq menangis jingkar di hadapan anda.. oh Tuhan aq malu.. pada mahluk Mu,, akan tetapi lebih MALU lagi pada Mu.. Aq ingin mengabdikan waktu Q.. Apa lagi yang bisa aq bantu Tuhan??? Seandainya besok masih bisa q kejar waktu.. Kan q cari diri mu Mas berbaju biru.. Harus ketemu untuk menebus janji Q.. Aq ingin membantu mu, bersama-sama menjaga ayat suci Titipannya.. Orang-orang terdahulu kita.. Aq tak punya apa" mas.. Aq tak mengenal mu.. tapi entah mengapa hati q kuat sekali mempercayai kata-kata mu.. Sekilas q ingat wajah u sendu ketika q pamit, ada secercah senyum ketika doa terselip dari bibir Q.. dan kau amini berulang-ulang kali. Hemhh sepotong hati q tertinggal di peron depok lama itu.. Smoga hari Rabu aq bisa menemui mu dan membantu mu membagikan Iqra-Iqra itu :) Dan Tuhan bisakah kau pacu diri Q untuk lebih dan lebih berbagi pada mereka yang tak punya apa-apa tapi memiliki SEMANGAT MEMBARA??? Oh Tuhan Apalah arti sekolah tinggi Q bila mencerna garis Mu saja aq tak mampu? Oh Tuhan apakah engkau akan menghukum Q karna pemikiran buruk Q.. Aku ingin memperbaiki diri, mungkin tidak sesempurna aisyah atau khadijjah.. Tapi hati Q bisakah selembut mereka yang inginkan sesuatu yang terbaik untuk negri inii, bangsa ini dan agama ini.. Q langkahkan kaki menaiki kereta itu,, sengaja tak q tolehkan wajah untuk melihat mu.. Ingin sekali aq menangis, dalam diam q pacu kaki untuk bergegas pergi.. Smoga bisa bertemu rabu nanti ya mas :') Smoga ada banyak waktu untuk bertemu mereka yang haus akan ilmu.. Tapi maaf mas,, aq lupa tanya nama u, lupa kamu tiinggal dimana, dimana biasanya ada. supaya bisa mencari mu kelak kalau q punya waktu.. Tapi lagi-lagi fikiran q bilang,, jangan terlalu percaya sm orang.. Hemhh ya Rabb.. Q yakin,, dimanapun berada pasti akan ada yg mau menyakiti nd menjahati kita.. Akan tetapi aq percaya pada Mu.. pada Fikiran positif Q.. jaga aq ya Rabb Amin..

Misteri Seorang Ibu (Wanita)

Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya kepada ibunya. "Ibu, mengapa Ibu menangis?". Ibunya menjawab, "Sebab, Ibu adalah seorang wanita, Nak". "Aku tak mengerti" kata si anak lagi. Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. "Nak, kamu memang tak akan pernah mengerti...." Kemudian, anak itu bertanya pada ayahnya. "Ayah, mengapa Ibu menangis? Sepertinya Ibu menangis tanpa ada sebab yang jelas?" Sang ayah menjawab, "Semua wanita memang menangis tanpa ada alasan". Hanya itu jawaban yang bisa diberikan ayahnya. Lama kemudian, si anak itu tumbuh menjadi remaja dan tetap bertanya-tanya, mengapa wanita menangis. Pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan. "Ya Allah, mengapa wanita mudah sekali menangis?" Dalam mimpinya, Tuhan menjawab, "Saat Kuciptakan wanita, Aku membuatnya menjadi sangat utama. Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga, bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur. Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan, dan mengeluarkan bayi dari rahimnya, walau, seringkali pula, ia kerap berulangkali menerima cerca dari anaknya itu. Kuberikan keperkasaan, yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah, saat semua orang sudah putus asa. Pada wanita, Kuberikan kesabaran, untuk merawat keluarganya, walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah. Kuberikan wanita, perasaan peka dan kasih sayang, untuk mencintai semua anaknya, dalam kondisi apapun, dan dalam situasi apapun. Walau, tak jarang anak-anaknya itu melukai perasaannya, melukai hatinya. Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada bayi-bayi yang terkantuk menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya. Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya, melalui masa-masa sulit, dan menjadi pelindung baginya. Sebab, bukankah tulang rusuklah yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak? Kuberikan kepadanya kebijaksanaan, dan kemampuan untuk memberikan pengertian dan menyadarkan, bahwa suami yang baik adalah yang tak pernah melukai istrinya. Walau, seringkali pula, kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada suami, agar tetap berdiri, sejajar, saling melengkapi, dan saling menyayangi. Dan, akhirnya, Kuberikan ia air mata agar dapat mencurahkan perasaannya. Inilah yang khusus Kuberikan kepada wanita, agar dapat digunakan kapanpun ia inginkan. Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita, walaupun sebenarnya, air mata ini adalah air mata kehidupan". Maka, dekatkanlah diri kita pada sang Ibu kalau beliau masih hidup, karena di kakinyalah kita menemukan surga. Kasih ibu itu seperti lingkaran, tak berawal dan tak berakhir. Kasih ibu itu selalu berputar dan senantiasa meluas, menyentuh setiap orang yang ditemuinya. Melingkupinya seperti kabut pagi, menghangatkannya seperti mentari siang, dan menyelimutinya seperti bintang malam.

Surat Cinta Untuk Calon Suami Ku

Apa kabarnya imanmu hari ini? Sudahkah harimu ini diawali dengan syukur karena dapat menatap kembali fananya hidup ini? Sudahkah air wudhu menyegarkan kembali ingatanu atas amanah yang saat ini tengah kau genggam? Wahai Calon Suamiku… Tahukah engkau betapa Allah sangat mencintaiku dengan dahsyatnya? Disini aku ditempa untuk menjadi dewasa, agar aku lebih bijak menyikapi sebuah kehidupan dan siap mendampingimu kelak. Meskipun kadang keluh dan putus asa menyergapi, namun kini kurasakan diri ini lebih baik. Kadang aku bertanya-tanya, kenapa Allah selalu mengujiku tepat dihatiku. Bagian terapuh diriku, namun aku tahu jawabannya. Allah tahu dimana tempat yang paling tepat agar aku senantiasa kembali mengingat-Nya kembali mencintai-Nya. Ujian demi ujian Insya Allah membuatku menjadi lebih tangguh, sehingga saat kelak kita bertemu, kau bangga telah memiliki aku dihatimu, menemani harimu. Calon suamiku… Entah dimana dirimu sekarang. Tapi aku yakin Allah pun mencintaimu sebagaimana Dia mencintaiku. Aku yakin Dia kini tengah melatihmu menjadi mujahid yang tangguh, hingga akupun bangga memilikimu kelak. Apa yang kuharapkan darimu adalah kesalihan. Semoga sama halnya dengan dirimu. Karena apabila kecantikan yang kau harapkan dariku, hanya kesia-siaan yang dapati. Aku masih haus akan ilmu. Namun berbekal ilmu yang ada saat ini, aku berharap dapat menjadi isteri yang mendapat keridhaan Allah dan dirimu, suamiku. Wahai calon suamiku… Saat aku masih menjadi asuhan ayah dan bundaku, tak lain doaku agar menjadi anak yang solehah, agar kelak dapat menjadi tabungan keduanya di akhirat. Namun nanti, setelah menjadi isterimu, aku berharap menjadi pendamping yang solehah agar kelak disyurga cukup aku yang menjadi bidadarimu, mendampingi dirimu yang soleh. Aku ini pencemburu berat. Tapi kalau Allah dan Rasulullah lebih kau cintai daripada aku, aku rela. Aku harap begitu pula dirimu. Pernah suatu ketika aku membaca sebuah kisah; “Aku minta pada Allah setangkai bunga segar, Dia memberiku kaktus berduri. Aku minta kepada Allah hewan mungil nan cantik, Dia beri aku ulat berbulu. Aku sempat kecewa dan protes. Betapa tidak adilnya ini. Namun kemudian kaktus itu berbunga, sangat indah sekali. Dan ulatpun tumbuh dan beruba menjadi kupu-kupu yang teramat cantik. Itulah jalan Allah, indah pada waktunya. Allah tidak memberi apa yang kita inginkan, tapi Allah memberi apa yang kita butuhkan.” Aku yakin kaulah yang kubutuhkan, meski bukan seperti yang aku harapkan. Calon suamiku yang di rahmati Allah… Apabila hanya sebuah gubuk menjadi perahu pernikahan kita, takkan kunamai dengan gubuk derita. Karena itulah markas dakwah kita, dan akan menjadi indah ketika kita hiasi dengan cinta dan kasih. Ketika kelak telah lahir generasi penerus dakwah islam dari pernikahan kita, Bantu aku untuk bersama mendidiknya dengan harta yang halal, dengan ilmu yang bermanfaat, terutama dengan menanamkan pada diri mereka ketaatan kepada Allah SWT. Bunga akan indah pada waktunya. Yaitu ketika bermekaran menghiasi taman. Maka kini tengah kupersiapkan diri ini sebaik-baiknya, bersiap menyambut kehadiranmu dalam kehidupanku. Kini aku sedang belajar menjadi yang terbaik. Meski bukan umat yang terbaik, tapi setidaknya menjadi yang terbaik disisimu kelak. Calon suamiku… Inilah sekilas harapan yang kuukirkan dalam rangkaian kata. Seperti kata orang, tidak semua yang dirasakan dapat diungkapkan dengan kata-kata. Itulah yang kini kuhadapi. Kelak saat kita tengah bersama, maka disitulah kau akan memahami diriku, sama halnya dengan diriku yang akan belajar memahamimu. Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh… Note:" Hidup ini indah bila engkau selalu hadir di sisiku setiap waktu, hingga aku hembuskan nafas yg terakhir" "Akan ku jaga hati dan diri ku, hingga aku bertemu dengan mu….” Dan “Jagalah hati dan dirimu, makan kau akan mendapatkan yang terjaga yang Allah sendiri penjaganya”

Bersyukurlah, semua akan terasa indah

Saudaraku yg hatinya seluas samudra, betapa beban yg ia rasakan bak garam pahit, yg apabila ia letakkan dalam hati yg sempit ibarat segenggam air, tentulah ia merasakan sesak krn hati yg pekat… tetapi, beban itu ia masukkan ke dalam hati yg luas tak bertepi..seperti kesabaran yg tiada pernah habis. Hati yg ikhlas,, aku melihat pengorbanannya.. Sesak dan sempitnya dunia ini, apalah yg menjadikannya? Adakah karena berkurangnya rasa syukur kita pada-Nya... Beranikah mengeluh kalau Allah tiada peduli padamu? Padahal, saat sepertiga malam kita masi terlelap pun IA slalu terjaga untuk menyambut sujud kita, menanti rintisan pinta kita, tuk sekedar mengingatkan bahwa IA slalu ada.. Tiadakah rasa malu, saat ia mmbuat skenario terindah dlm hdp kita, namun kita masi terlelap dlm alunan mimpi duniawi? Bahkan terkadang di pagi hari bukan syukur yg didapati,, Masyaallah.. Adakah kita masih merasa serba kekurangan, padahal IA Maha Tahu segala apa yg terbaik untuk kita.. "Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (ni'mat)-Ku" (Q.S Al Baqaroh : 152) Bersyukurlah, krn dgn cara itu smwnya akan terasa indah ------------------------------------------------------------------------------- Bertanya pada hati . . yang jawab hanya sunyi, enggan tuk akui . . berkaca pada diri, yang ada hanya illusi,, asa tak pungkiri . . Akhirnya mencambuk diri . . Bangun dari mimpi-mimpi . . Syukuri ni'mat yg IA beri -------------------------------------------------------------------------------- Saat kegelisahan merasuki hati, Di sela-sela pengerjaan Laporan KP yg tak kunjung usai, padahal sidang menanti.. Bismillah, semoga Allah selalu memudahkan tiap-tiap urusan kita,

Berbisnis Dengan Allah

Dakwah itu seperti bisnis. Bisnis yang tak pernah rugi. Jual belinya langsung sama Allah. Allah sendiri yang bilang. kita jual satu, Allah bisa membeli sampai 700 kali lipatnya. Semakin tawaran kita tinggi, semakin tinggi yg kita dapatkan. Pertanyaan buat kita, "APA YANG SUDAH KITA JUAL PADA ALLAH"? lalu coba menimbang, "Apa sudah cukup untuk membeli syurga yang penuh kenikmatan dengan bidadarinya?" “Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang yang beriman akan jiwa mereka dan harta benda mereka dengan (balasan) bahawa mereka akan beroleh Syurga, (disebabkan) mereka berjuang pada jalan Allah maka (di antara) mereka ada yang membunuh dan terbunuh. (Balasan Syurga yang demikian ialah) sebagai janji yang benar yang ditetapkan oleh Allah di dalam (Kitab-kitab) Taurat dan Injil serta Al-Quran dan siapakah lagi yang lebih menyempurnakan janjinya daripada Allah? Oleh itu, bergembiralah dengan jualan yang kamu jalankan jual belinya itu dan (ketahuilah bahawa) jual beli (yang seperti itu) ialah kemenangan yang besar.” (At – Taubah [9] : 111) Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkanmu dari azab yang pedih? (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan RasulNya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui. (QS.61:10-11) Yuuk kita berbisnis dengan Allah. Suatu bisnis yang sangat menguntungkan...! ^_^

Syair Cinta Tiga Bait

Abu Bakar r.a. berkata: Tiga hal tidak dapat tercipta dengan tiada upaya Kaya, dengan cita-cita Muda, dengan rambut disepuh warna Dan sehat, dengan bergantung pada farma Umar r.a. berkata: Saling mencinta sesama manusia Adalah wujud akal mulia Bertanya dengan benar pada ulama Adalah perwujudan ilmu utama Dan berpikir masa depan dengan terencana Adalah wujud sebagian kerja nyata Utsman r.a. berkata: Orang yang tak suka bergelimang harta la dicinta oleh Tuhannya Orang yang menjauhi dosa-dosa la dicinta malaikat semesta Dan orang yang menjaga diri dari meminta-minta Ia dicinta oleh manusia Ali r.a. berkata: Cukup bagimu satu kenikmatan Kenikmatan Islam di dunia Cukup bagimu satu kesibukan Kesibukan taat beragama Dan cukup bagimu satu peringatan Peringatan ajal yang kan tiba Abdullah bin Mas’ud r.a. berkata: Banyak sudah kerugian Akibat nikmat dan foya foya Banyak sudah penyesalan Akibat terlalu dipuja-puja Dan banyak sudah ketentraman Akibat aib yang terjaga Nabi Dawud a.s. bersabda: Dalam kitab Zabur diwahyukan Kewajiban insan berakal Hanyalah bersibuk dengan tiga hal Mencari bekal menuju hari kekal Mengais rezeki demi kehidupan di bumi Dan memperoleh nikmat dengan rezeki yang halal Dalam munajatnya, Abu Sulaiman ad-Darani berkata: Tuhanku, Jika Engkau cari dosa-dosaku niscaya kuharapkan maaf-Mu Jika Engkau teliti kebakhilanku niscaya kudambakan kemurahan-Mu Dan jika Engkau lemparkan diriku dalam siksa api neraka-Mu akan kukabarkan pada seluruh penghuninya bahwa aku mencintai-Mu Ibrahim an-Nakha’i berkata kebinasaan ummat dahulu diakibatkan tiga perilaku: Banyak bicara, banyak makannya Serta banyak tidurnya Yahya bin Mu’adz berkata: Betapa bahagia orang yang telah meninggal dunia sebelum dunia meninggalkannya Alangkah bersyukur orang yang siap menuju alam kubur sedang jasadnya belum dikubur Dan betapa beruntung orang yang rela kepada Yang Mahaagung sebelum la bertemu langsung Allah berfirman kepada Nabi Uzair a.s.: Uzair, apabila engkau lakukan dosa kecil, janganlah engkau lihat seberapa kecilnya, tapi pandanglah pada siapa engkau berbuat dosa.. apabila engkau raih sedikit kebaikan, janganlah engkau lihat betapa sedikitnya, namun pandanglah Siapa Dzat Yang memberinya.. dan apabila engkau dapatkan cobaan, janganlah engkau adukan Aku pada makhluk-Ku sebagaimana tidak Kuadukan pada malaikat-Ku ketika Kudapati dosa-dosamu..

Engkau benar2 dlm TATAPAN ALLAH

"Sungguh Tuhanmu benar-benar mengawasi" (QS.89:14), "Muroqobatullah " itulah sifat ihsan, keyakinan bahwa kita selalu merasa dalam pengawasan-Nya, ALLAH selalu memperhatikan hamba-Nya.. Inilh yg mmbuat org briman, 1.Mnjaga kbersihn hati,dr hasud,riya smpai ujub, 2.Ibadah mnjadi khusyu, 3.Akhlakpun sgt mulia, 4.Smangat bramal sholeh, dakwah, sedekah, jihad,, 5.Dalam sibukpun ia asyik mmperbaiki dirinya.. "alone but never lonely", Sendiri ttpi tdk prnah mrasa sepi krn ALLAH bersamanya.. Subhanallah..

Saling Mendo'akan

Allah Ta’ala berfirman: “Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshor), mereka berdoa: “Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman.” (QS. Al-Hasyr: 10) Allah Ta’ala berfirman tentang doa Ibrahim -alaihishshalatu wassalam-: “Wahai Rabb kami, beri ampunilah aku dan kedua ibu bapaku dan semua orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat).” (QS. Ibrahim: 41) Allah Ta’ala juga berfirman tentang Nuh -alaihishshalatu wassalam- bahwa beliau berdoa: “Wahai Rabbku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke dalam rumahku dalam keadaan beriman, dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan.” (QS. Nuh: 28) Dan juga tentang Nabi Muhammad -alaihishshalatu wassalam- dimana beliau diperintahkan dengan ayat: “Dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan.” (QS. Muhammad: 19) Dari Abu Ad-Darda’ dia berkata: Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda: “Tidak ada seorang muslim pun yang mendoakan kebaikan bagi saudaranya (sesama muslim) tanpa sepengetahuannya, melainkan malaikat akan berkata, “Dan bagimu juga kebaikan yang sama.” (HR. Muslim no. 4912) Dalam riwayat lain dengan lafazh: “Doa seorang muslim untuk saudaranya (sesama muslim) tanpa diketahui olehnya adalah doa mustajabah. Di atas kepalanya (orang yang berdoa) ada malaikat yang telah diutus. Sehingga setiap kali dia mendoakan kebaikan untuk saudaranya, maka malaikat yang diutus tersebut akan mengucapkan, “Amin dan kamu juga akan mendapatkan seperti itu.” Penjelasan ringkas: Mendoakan sesama muslim tanpa sepengatahuan orangnya termasuk dari sunnah hasanah yang telah diamalkan turun-temurun oleh para Nabi -alaihimushshalatu wassalam- dan juga orang-orang saleh yang mengikuti mereka. Mereka senang kalau kaum muslimin mendapatkan kebaikan, sehingga merekapun mendoakan saudaranya di dalam doa mereka tatkala mereka mendoakan diri mereka sendiri. Dan ini di antara sebab terbesar tersebarnya kasih sayang dan kecintaan di antara kaum muslimin, serta menunjukkan kesempuraan iman mereka. Nabi -alaihishshalatu wassalam- bersabda, “Tidak beriman salah seorang di antara kalian sampai dia mencintai untuk saudaranya apa yang dia cintai untuk dirinya sendiri.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Anas bin Malik) Karenanya Allah dan Rasul-Nya memotifasi kaum muslimin untuk senantiasa mendoakan saudaranya, sampai-sampai Allah Ta’ala mengutus malaikat yang khusus bertugas untuk meng’amin’kan setiap doa seorang muslim untuk saudaranya dan sebagai balasannya malaikat itupun diperintahkan oleh Allah untuk mendoakan orang yang berdoa tersebut. Berhubung doa malaikat adalah mustajabah, maka kita bisa menyatakan bahwa mendoakan sesama muslim tanpa sepengetahuannya termasuk dari doa-doa mustajabah. Karenanya jika dia mendoakan untuk saudaranya -dan tentu saja doa yang sama akan kembali kepadanya- maka potensi dikabulkannya akan lebih besar dibandingkan dia mendoakan untuk dirinya sendiri. Hanya saja satu batasan yang disebutkan dalam hadits -agar malaikat meng’amin’kan- adalah saudara kita itu tidak mengetahui kalau kita sedang mendoakan kebaikan untuknya. Jika dia mengetahui bahwa dirinya didoakan maka lahiriah hadits menunjukkan malaikat tidak meng’amin’kan, walaupun tetap saja orang yang berdoa mendapatkan keutamaan karena telah mendoakan saudaranya. Hanya saja kita mendoakannya tanpa sepengetahuannya lebih menjaga keikhlasan dan lebih berpengaruh dalam kasih sayang dan kecintaan. Sebagai tambahan adab-adab berdoa dari dalil-dalil di atas: 1. Jika dia mendoakan orang lain maka hendaknya dia mulai dengan mendoakan dirinya sendiri. Dari Ubay bin Ka’ab -radhiallahu anhu- dia berkata, “Jika Rasulullah -shallallahu alaihi wasallam- menyebut seseorang lalu mendoakannya, maka beliau mulai dengan mendoakan diri beliau sendiri.” (HR. At-Tirmizi: 5/463) Hanya saja juga telah shahih riwayat bahwa beliau -shallallahu alaihi wasallam- tidak memulai dengan diri beliau sendiri, seperti pada doa beliau untuk Anas, Ibnu Abbas, dan ibunya Abu Hurairah -radhiallahu anhum-. (Lihat Syarh An-Nawawi terhadap Shahih Muslim: 15/144, Fath Al-Bari: 1/218, dan Tuhfah Al-Ahwadzi Syarh Sunan At-Tirmizi: 9/328) 2. Dia mendoakan kedua orang tuanya ketika dia berdoa untuk dirinya sendiri. Allah Ta’ala berfirman, “Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: “Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.” (QS. Al-Isra`: 24) 3. Mendoakan kaum mukminin dan mukminat tatkala mendoakan dirinya sendiri. Allah Ta’ala berfirman, “Dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan.” (QS. Muhammad: 19)

Live is a Choice

Jika sebuah permasalah itu datang, kita tinggal memilih 1. Menyelesaikannya <-- Real time 2. Meninggalkannya <-- kabur meninggalkan masalah 3. Mendiamkannya <-- gmn nanti aja 4. Menumpuk dulu baru diselesaikan <-- ntar-ntaran Semua nya pasti ada resikonya, Tinggal milih aja, mw yang mana.. yang pasti, "Jangan melihat masa lampau dgn penyesalan, jgn melihat masa depan dgn ketakutan .. Lihatlah masa lampau sbg pembelajaran dan lihatlah masa depan dgn penuh harapan .."