RPP


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

 

Nama Madrasah            : SMAN 2 BANGKO
Mata Pelajaran              : Bhs Inggris
Kelas / Semester           : XI / Ganjil
Pertemuan ke                : -
Alokasi Waktu               : 2 X Pertemuan (2 X 40menit)
 

Standar Kompetensi        : Memahami makna dlm percakapan transaksional dan interpersonal resmi dan berlanjut (sustained) dlm konteks kehidupan sehari-hari

Kompetensi Dasar           : Merespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan berlanjut (sustained) yang menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat,  lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan me-  ibatkan tindak tutur : mengungkapkan pendapat, meminta pendapat, menyatakan puas dn tidak puas

Indikator                          - Mengidentifikasi makna tindak tutur menyampaikan pendapat dan  meminta pendapat
                                      - Merespon tindak tutur menyampaikan pendapat dan meminta pendapat.
                                   

I. Tujuan Pembelajaran     : Siswa dapat mengidentifikasi berbagai ungkapan, menyampaikan pendapat dan meminta pendapat.
                                                  
II. Materi Ajar                 : Listening : menyampaikan pendapat dan meminta pendapat
III. Metode Pengajaran    : Ceramah dan Tugas

IV. Langkah Pembelajaran          :
A. Kegiatan Awal     :
      - Doa
      - Presensi Siswa
      - Motivasi dengan mengarahkan siswa pada situasi pembelajaran

B. Kegiatan Inti        :
      - Guru menjelaskan berbagai ungkapan menyampaikan pendapat dan meminta
         pendapat
      - Guru menyuruh siswa mendengarkan kaset tentang percakapan secara klasikal
      - Guru menyuruh siswa mengidentifikasi ungkapan . yang didengar

C. Kegiatan Akhir     :
      - Membahas bersama
      - Salam penutup

V. Sumber Belajar          : Kaset dan Kamus

VI. Penilaian                  : Tertulis


Mengetahui,                                                                  Bagansiapiapi,   Juli 2010
Kepala SMAN 2 BANGKO                                              Guru Mata Pelajaran




Dra. Hayati Tatoe, S.Pd                                               ZULKIFLI RAMBE, S.PD
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

 

Nama Madrasah            : SMAN 2 BANGKO
Mata Pelajaran              : Bhs Inggris
Kelas / Semester           : XI / Ganjil
Pertemuan ke                : -
Alokasi Waktu               : 2 X Pertemuan (2 X 40 menit)
 

Standar Kompetensi      : Mengungkapkan makna dalam teks percakapan transaksional  dan interpersonal resmi dan berlanjut (sustained) dalam konteks kehidupan sehari-hari.

Kompetensi Dasar         : Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get  things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan berlanjut (sustained) yang menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan melibatkan tindak tutur : mengungkapkan pendapat, minta pendapat, menyatakan puas dan tidak puas 
Indikator                        - Menggunakan tindak tutur menyatakan puas & tidak puas
                                    - Merespon tindak tutur menyatakan puast dan tidak puas
                                   
I. Tujuan Pembelajaran   : Siswa dapat berdialog singkat secara berpasangan,
II. Materi Ajar                 : Speaking : menyampaikan puas dan tidak puas
III. Metode Pengajaran    : Ceramah dan Unjuk Kerja
IV. Langkah Pembelajaran          :
A. Kegiatan Awal     :
      - Doa
      - Presensi Siswa
      - Motivasi dengan mengarahkan siswa pada situasi pembelajaran

B. Kegiatan Inti        :
      - Guru menjelaskan berbagai ungkapan menyatakan  puas dan tidak puas
      - Guru menyuruh siswa membuat dialog singkat secara berpasangan
      - Guru menyuruh siswa mempraktekkan dialog didepan kelas

C. Kegiatan Akhir     :
      - Membahas bersama
      - Salam penutup

V. Sumber Belajar          : Buku Look Ahead 2

VI. Penilaian                  : Tugas dan Unjuk Kerja






Mengetahui,                                                                  Bagansiapiapi,   Juli 2010
Kepala SMAN 2 BANGKO                                              Guru Mata Pelajaran




Dra. Hayati Tatoe, S.Pd                                               ZULKIFLI RAMBE, S.PD


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

 

Nama Madrasah            : SMAN 2 BANGKO
Mata Pelajaran              : Bhs Inggris
Kelas / Semester           : XI / Ganjil
Pertemuan ke                : -
Alokasi Waktu               : 2 X Pertemuan (2 X 40 menit)
 

Standar Kompetensi    : Memahami makna dalam percakapan transaksional dan interpersonal resmi dan berlanjut (sustained) dlm konteks kehidupan sehari-hari.

Kompetensi Dasar      : Merespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan berlanjut  (sustained) yang menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan melibatkan tindak tutur : menasehati, memperingatkan, meluluskanpermintaan, dan menyatakan perasaan relief, pain, dan pleasure.

Indikator                        - Mengidentifikasi makna tindak tutur menasehati
                                    - Merespon tindak tutur menasehati
                                   
I. Tujuan Pembelajaran     : Siswa dapat mendiskusikan tindak tutur yang  digunakan danresponnya dalam percakapan yang didengar secara berkelompok.
II. Materi Ajar                 : Listening : Ungkapan  menasehati

III. Metode Pengajaran    : Ceramah dan Tugas

IV. Langkah Pembelajaran          :
A. Kegiatan Awal     :
      - Doa
      - Presensi Siswa
      - Motivasi dengan mengarahkan siswa pada situasi pembelajaran

B. Kegiatan Inti        :
      - Guru menjelaskan berbagai ungkapan menasehati
      - Guru menyuruh siswa mendengarkan kaset percakapan secara berkelompok
      - Guru menyuruh siswa mengidentifikasi ungkapan . yang didengar

C. Kegiatan Akhir     :
      - Membahas bersama
      - Salam penutup

V. Sumber Belajar          : Kaset dan Kamus

VI. Penilaian                  : Tertulis



Mengetahui,                                                                  Bagansiapiapi,   Juli 2010
Kepala SMAN 2 BANGKO                                              Guru Mata Pelajaran




Dra. Hayati Tatoe, S.Pd                                               ZULKIFLI RAMBE, S.PD


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

 

Nama Madrasah            : SMAN 2 BANGKO
Mata Pelajaran             : Bhs Inggris
Kelas / Semester           : XI / Ganjil
Pertemuan ke                : -
Alokasi Waktu               : 2 X Pertemuan (2 X 40 menit)
 

Standar Kompetensi        : Mengungkapkan makna dalam teks percakapan transaksional dan interpersonal resmi dan berlanjut (sustained) dalam konteks kehidupan sehari-hari.

Kompetensi Dasar           : Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan berlanjut (sustained) yang menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan melibatkan tindak tutur : menasehati, memperingatkan, meluluskan permintaan, dan menyatakan perasaan relief, pain, dan pleasure.
                                                                           
Indikator                        - Menggunakan tindak tutur menasehati,
                                    -  Merespon tindak tutur menasehati,
                                   
I. Tujuan Pembelajaran   : Siswa dapat berdialog singkat secara berpasangan,
                                                
II. Materi Ajar                 : Speaking : Ungkapan menasehati
                                                                   
III. Metode Pengajaran    : Ceramah dan Unjuk Kerja

IV. Langkah Pembelajaran          :
A. Kegiatan Awal     :
      - Doa
      - Presensi Siswa
      - Motivasi dengan mengarahkan siswa pada situasi pembelajaran

B. Kegiatan Inti        :
            - Guru menjelaskan berbagai ungkapan menasehati
      - Guru menyuruh siswa membuat dialog singkat secara berpasangan
      - Guru menyuruh siswa mempraktekkan dialog didepan kelas

C. Kegiatan Akhir     :
      - Membahas bersama
      - Salam penutup

V. Sumber Belajar          : Buku Look Ahead 2

VI. Penilaian                  : Tugas dan Unjuk Kerja




Mengetahui,                                                                  Bagansiapiapi,   Juli 2010
Kepala SMAN 2 BANGKO                                              Guru Mata Pelajaran




Dra. Hayati Tatoe, S.Pd                                               ZULKIFLI RAMBE, S.PD


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

 

Nama Madrasah            : SMAN 2 BANGKO
Mata Pelajaran              : Bhs Inggris
Kelas / Semester           : XI / Ganjil
Pertemuan ke                : -
Alokasi Waktu               : 2 X Pertemuan (2 X 40 menit)
 

Standar Kompetensi      : Memahami makna dalam percakapan transaksional dan interpersonal resmi dan berlanjut (sustained) dlm konteks kehidupan sehari-  hari.

Kompetensi Dasar         : Merespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan berlanjut   (sustained) yang menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat,  lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari, dan  melibatkan tindak tutur : menasehati, memperingatkan, meluluskan permintaan, dan menyatakan perasaan relief, pain, dan pleasure.
                                                                                                             
Indikator                        - Mengidentifikasi makna tindak tutur memperingatkan
                                    - Merespon tindak tutur memperingatkan

I. Tujuan Pembelajaran   : Siswa dapat mendiskusikan tindak tutur yang  digunakan dan  responnya dalam percakapan yang didengar secara berkelompok.
                                                
II. Materi Ajar                 : Listening : Ungkapan  memperingatkan

III. Metode Pengajaran    : Ceramah dan Tugas

IV. Langkah Pembelajaran          :
A. Kegiatan Awal     :
      - Doa
      - Presensi Siswa
      - Motivasi dengan mengarahkan siswa pada situasi pembelajaran

B. Kegiatan Inti        :
      - Guru menjelaskan berbagai ungkapan memperingatkan
      - Guru menyuruh siswa mendengarkan kaset tentang percakapan melalui tape
         secara berkelompok.
      - Guru menyuruh siswa mengidentifikasi ungkapan . yang didengar

C. Kegiatan Akhir     :
      - Membahas bersama
      - Salam penutup

V. Sumber Belajar          : Kaset dan Kamus

VI. Penilaian                  : Tertulis



Mengetahui,                                                                  Bagansiapiapi,   Juli 2010
Kepala SMAN 2 BANGKO                                              Guru Mata Pelajaran




Dra. Hayati Tatoe, S.Pd                                               ZULKIFLI RAMBE, S.PD


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

 

Nama Madrasah            : SMAN 2 BANGKO
Mata Pelajaran              : Bhs Inggris
Kelas / Semester           : XI / Ganjil
Pertemuan ke                : -
Alokasi Waktu               : 2 X Pertemuan (2 X 40 menit)
 

Standar Kompetensi      : Mengungkapkan makna dalam teks percakapan transaksionaldan  interpersonal resmi dan berlanjut (sustained) dalam konteks kehidupan sehari-hari.

Kompetensi Dasar         : Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan berlanjut  (sustained) yang menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat,  lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan   melibatkan tindak tutur : menasehati, memperingatkan, meluluskan permintaan, & menyatakan perasaan relief, pain, dan pleasure.
                                     
Indikator                        - Menggunakan tindak tutur meluluskan permintaan
                                    -  Merespon tindak tutur melulskan permintaan
                                   
I. Tujuan Pembelajaran   : Siswa dapat berdialog singkat secara berpasangan,
                                                
II. Materi Ajar                 : Speaking : Ungkapan meluluskan permintaan
                                                                   
III. Metode Pengajaran    : Ceramah dan Unjuk Kerja

IV. Langkah Pembelajaran          :
A. Kegiatan Awal     :
      - Doa
      - Presensi Siswa
      - Motivasi dengan mengarahkan siswa pada situasi pembelajaran

B. Kegiatan Inti        :
            - Guru menjelaskan berbagai ungkapan melluskan permintaan
      - Guru menyuruh siswa membuat dialog singkat secara berpasangan
      - Guru menyuruh siswa mempraktekkan dialog didepan kelas

C. Kegiatan Akhir     :
      - Membahas bersama
      - Salam penutup

V. Sumber Belajar          : Buku Look Ahead 2

VI. Penilaian                  : Tugas dan Unjuk Kerja





Mengetahui,                                                                  Bagansiapiapi,   Juli 2010
Kepala SMAN 2 BANGKO                                              Guru Mata Pelajaran




Dra. Hayati Tatoe, S.Pd                                               ZULKIFLI RAMBE, S.PD


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

 

Nama Madrasah            : SMAN 2 BANGKO
Mata Pelajaran              : Bhs Inggris
Kelas / Semester           : XI / Ganjil
Pertemuan ke                : -
Alokasi Waktu               : 2 X Pertemuan (2 X 40 menit)
 

Standar Kompetensi      : Mengungkapkan makna dalam teks percakapan transaksional dan  interpersonal resmi dan berlanjut (sustained) dalam konteks  kehidupan sehari-hari.

Kompetensi Dasar         : Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan berlanjut   (sustained) yang menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat,  lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan  melibatkan tindak tutur : menasehati, memperingatkan, meluluskan permintaan, dan menyatakan perasaan relief, pain, dan pleasure.
                                                                          
Indikator                        -  Menggunakan tindak tutur menyatakan perasaan
                                    -  Merespon tindak tutur menyatakan perasaan
                                   
I. Tujuan Pembelajaran   : Siswa dapat berdialog singkat secara berpasangan,       

II. Materi Ajar                 : Speaking : Ungkapan menyatakan perasaan                

III. Metode Pengajaran    : Ceramah dan Unjuk Kerja

IV. Langkah Pembelajaran          :
A. Kegiatan Awal     :
      - Doa
      - Presensi Siswa
      - Motivasi dengan mengarahkan siswa pada situasi pembelajaran

B. Kegiatan Inti        :
            - Guru menjelaskan berbagai ungkapan menyatakan perasaan
      - Guru menyuruh siswa membuat dialog singkat secara berpasangan
      - Guru menyuruh siswa mempraktekkan dialog didepan kelas

C. Kegiatan Akhir     :
      - Membahas bersama
      - Salam penutup

V. Sumber Belajar          : Buku Look Ahead 2

VI. Penilaian                  : Tugas dan Unjuk Kerja





Mengetahui,                                                                  Bagansiapiapi,   Juli 2010
Kepala SMAN 2 BANGKO                                              Guru Mata Pelajaran




Dra. Hayati Tatoe, S.Pd                                               ZULKIFLI RAMBE, S.PD


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
 
Nama Madrasah            : SMAN 2 BANGKO
Mata Pelajaran              : Bhs Inggris
Kelas / Semester           : XI / Genap
Pertemuan ke                : -
Alokasi Waktu               : 2 X Pertemuan (2 X 40 menit)
 

Standar Kompetensi      : Memahami makna teks fungsional pendek dan monolog berbentuk narrative dalam konteks kehidupan sehari-hari.

Kompetensi Dasar         : Merespon makna dalam teks monolog yang menggunakan   ragam bahasa lisan secara akurat, lancer dan berterima dalam  konteks kehidupan sehari-hari dalam teks berbentuk narrative

Indikator                        : - Mengidentifikasi tokoh dari cerita yang didengar
- Mengidentifikasi kejadian dalam teks narrative  yang  didengar
 

I. Tujuan Pembelajaran   : Siswa dapat mendengar dan mendiskusikan isi teks narrative secara klasikal.

II. Materi Ajar                 : Listening : Teks lisan berbentuk narrative

III. Metode Pengajaran    : Ceramah, Tanya Jawab dan Praktek

IV. Langkah Pembelajaran :
A. Kegiatan Awal     :
      - Doa
      - Presensi Siswa
      - Motivasi dengan mengarahkan siswa pada situasi pembelajaran

B. Kegiatan Inti        :
      - Guru menjelaskan tenang teks narrative
      - Guru memberikan contoh teks berbentuk narrative
      - Guru memberikan tugas Listening dengan materi  teks berbentuk narrative   .

C. Kegiatan Akhir     :
      - Membahas bersama
      - Salam penutup

V. Sumber Belajar          : - kaset
                                      - kamus Inggris – Indonesia, Hasan Sadily

VI. Penilaian                  : Tugas








Mengetahui,                                                                  Bagansiapiapi,   Juli 2010
Kepala SMAN 2 BANGKO                                              Guru Mata Pelajaran




Dra. Hayati Tatoe, S.Pd                                               ZULKIFLI RAMBE, S.PD


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
 

Nama Madrasah            : SMAN 2 BANGKO
Mata Pelajaran              : Bhs Inggris
Kelas / Semester           : XI / Genap
Pertemuan ke                : -
Alokasi Waktu               : 2 X Pertemuan (2 X 40 menit)
 

Standar Kompetensi      : Mengungkapkan makna dalam teks fungsional pendek dan monolog yang berbentuk narrative dalam konteks kehidupan  sehari-hari.

Kompetensi Dasar         : Mengungkapkan makna dalam teks monolog dengan mengunakan Ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan  berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dalam teks berbentuk narrative.

Indikator                        : Melakukan monolog berbentuk narrative

 

I. Tujuan Pembelajaran   : Siswa dapat mendongeng cerita rakyat setempat

II. Materi Ajar                 : Speaking : Teks lisan berbentuk narrative

III. Metode Pengajaran    : Ceramah dan Praktek

IV. Langkah Pembelajaran :
A. Kegiatan Awal     :
      - Doa
      - Presensi Siswa
      - Motivasi dengan mengarahkan siswa pada situasi pembelajaran

B. Kegiatan Inti        :
      - Guru menjelaskan tentang struktur teks narrative
      - Guru memberikan tugas untuk mendongeng tentang cerita rakyat setempat

C. Kegiatan Akhir     :
      - Membahas bersama
      - Salam penutup

V. Sumber Belajar          : - Kamus,
                                         - Buku Look Ahead 2

VI. Penilaian                  : Tugas dan unjuk kerja









Mengetahui,                                                                  Bagansiapiapi,   Juli 2010
Kepala SMAN 2 BANGKO                                              Guru Mata Pelajaran




Dra. Hayati Tatoe, S.Pd                                               ZULKIFLI RAMBE, S.PD


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
 

Nama Madrasah            : SMAN 2 BANGKO
Mata Pelajaran              : Bhs Inggris
Kelas / Semester           : XI / Genap
Pertemuan ke                : -
Alokasi Waktu               : 2 X Pertemuan (2 X 40menit)
 

Standar Kompetensi      : Memahami makna teks fungsional pendek dan esei berbentuk  narrative dalam konteks kehidupan sehari-hari dan untuk mengakses ilmu pengetahuan.

Kompetensi Dasar         : Merespon makna dan langkah retorika dalam esei yang  menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan untuk mengakses ilmu pengetahuan dalam teks berbentuk narrative

Indikator                        : - Membaca nyaring bermakna wacana ragam tulis yang dibahas dengan ucapan dan intonasi yang benar.
  - Mengidentifikasi topic dari teks narrative yang dibaca
 

I. Tujuan Pembelajaran   : Siswa dapat mendiskusikan berbagai aspek dari teks seperti isi,
                                         struktur teks secara berkelompok.

II. Materi Ajar                 : Reading : Teks berbentuk narrative

III. Metode Pengajaran    : Ceramah, Tugas dan Tanya Jawab

IV. Langkah Pembelajaran :
A. Kegiatan Awal     :
      - Doa
      - Presensi Siswa
      - Motivasi dengan mengarahkan siswa pada situasi pembelajaran

B. Kegiatan Inti        :
      - Guru menyuruh beberapa siswa membaca dengan nyaring
      - Guru memberikan tugas untuk mendiskusikan struktur dan isi teks.

C. Kegiatan Akhir     :
      - Membahas bersama
      - Salam penutup

V. Sumber Belajar          :- Kamus Inggris-Indonesia Hasan Sadily
                                     - Buku Look Ahead 2

VI. Penilaian                  : Tugas







Mengetahui,                                                                  Bagansiapiapi,   Juli 2010
Kepala SMAN 2 BANGKO                                              Guru Mata Pelajaran




Dra. Hayati Tatoe, S.Pd                                               ZULKIFLI RAMBE, S.PD


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
 

Nama Madrasah            : SMAN 2 BANGKO
Mata Pelajaran             : Bhs Inggris
Kelas / Semester           : XI / Genap
Pertemuan ke                : -
Alokasi Waktu               : 2 X Pertemuan (2 X 40 menit)
 

Standar Kompetensi      : Mengungkapkan makna dalam teks esei berbentuk narrative dalam konteks kehidupan sehari-hari.

Kompetensi Dasar         : Mengungkapkan makna dan langkah retorika dalam esei dengan menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan ber terima dalam konteks kehidupan sehari-hari dalam teks berbentuk narrative.

Indikator                        : - Menggunakan tata bahasa, kosa kata, tanda baca, ejaan dan tata tulis dengan akurat.
  - Menulis gagasan utama
 

I. Tujuan Pembelajaran   : Siswa dapat menghasilkan teks berbentuk narrative

II. Materi Ajar                 : Writing : membuat komposisi berbentuk  narrative

III. Metode Pengajaran    : Ceramah dan Praktek

IV. Langkah Pembelajaran :
A. Kegiatan Awal     :
      - Doa
      - Presensi Siswa
      - Motivasi dengan mengarahkan siswa pada situasi pembelajaran

B. Kegiatan Inti        :
      - Guru menjelaskan sruktur teks narrative
      - Guru menyuruh siswa membuat komposisi dengan struktur teks narrative

C. Kegiatan Akhir     :
      - Membahas bersama
      - Salam penutup

V. Sumber Belajar          : Kamus Indonesia- Inggris, Buku Look Ahead 2


VI. Penilaian                  : Tugas









Mengetahui,                                                                  Bagansiapiapi,   Juli 2010
Kepala SMAN 2 BANGKO                                              Guru Mata Pelajaran




Dra. Hayati Tatoe, S.Pd                                               ZULKIFLI RAMBE, S.PD


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
 

Nama Madrasah            : SMAN 2 BANGKO
Mata Pelajaran             : Bhs Inggris
Kelas / Semester           : XI / Genap
Pertemuan ke                : -
Alokasi Waktu               : 2 X Pertemuan (2 X 40 menit)
 

Standar Kompetensi      : Memahami makna teks fungsional pendek dan monolog Hortatory exposition dalam konteks kehidupan
                                         

Kompetensi Dasar         : Merespon makna dalam teks monolog yang menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancer dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dalam teks berbentuk Hortatory  exposition

Indikator                        :- Mengidentifikasi main idea dari teks Hortatory exposition yang di didengar
- Mengidentifikasi kejadian dalam teks Hortatory exposition  yang  didengar
 

I. Tujuan Pembelajaran   : Siswa dapat mendskusikan isi teks Hortatory exposition yang  didengar secara berpasangan.

II. Materi Ajar                 : Listening : Teks lisan berbentuk Hortatory exposition 

III. Metode Pengajaran    : Ceramah, Tanya Jawab dan Praktek

IV. Langkah Pembelajaran          :
A. Kegiatan Awal     :
      - Doa
      - Presensi Siswa
      - Motivasi dengan mengarahkan siswa pada situasi pembelajaran

B. Kegiatan Inti        :
      - Guru menjelaskan tenang teks Hortatory exposition 
      - Guru memberikan contoh teks berbentuk Hortatory exposition 
      - Guru memberikan tugas Listening Comprehension pada siswa dengan materi
         teks berbentuk Hortatory exposition  .

C. Kegiatan Akhir     :
      - Membahas bersama
      - Salam penutup

V. Sumber Belajar          : Kaset dan Kamus Hasan Sadily

VI. Penilaian                  : Tugas





Mengetahui,                                                                  Bagansiapiapi,   Juli 2010
Kepala SMAN 2 BANGKO                                              Guru Mata Pelajaran




Dra. Hayati Tatoe, S.Pd                                               ZULKIFLI RAMBE, S.PD


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


Nama Madrasah            : SMAN 2 BANGKO
Mata Pelajaran             : Bhs Inggris
Kelas / Semester           : XI / Genap
Pertemuan ke                : 6
Alokasi Waktu               : 2 X Pertemuan (2 X 40 menit)
 

Standar Kompetensi      :  Megungkapkan makna dalam teks fungsional pendek dan monolog yang berbentuk Hortatory exposition  dalam konteks kehidupan  sehari-hari.
                                     
Kompetensi Dasar         : Mengungkapkan makna dalam teks monolog dengan menggunakan bhs lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam kontks kehidupan sehari-hari dalam teks berbentuk Hortatory  exposition  .
Indikator                        : Melakukan monolog berbentuk Hortatory exposition 
 


I. Tujuan Pembelajaran   : Siswa dapat mendongeng cerita rakyat setempat

II. Materi Ajar                 : Speaking : Teks lisan berbentuk Hortatory exposition 

III. Metode Pengajaran    : Ceramah dan Praktek

IV. Langkah Pembelajaran          :
A. Kegiatan Awal     :
      - Doa
      - Presensi Siswa
      - Motivasi dengan mengarahkan siswa pada situasi pembelajaran

B. Kegiatan Inti        :
            - Guru menjelaskan tentang struktur teks Hortatory exposition 
      - Guru memberikan tugas untuk mendongeng tentang cerita rakyat setempat

C. Kegiatan Akhir     :
      - Membahas bersama
      - Salam penutup

V. Sumber Belajar          :- Buku Look Ahead 2

VI. Penilaian                  : Tugas dan unjuk kerja










Mengetahui,                                                                  Bagansiapiapi,   Juli 2010
Kepala SMAN 2 BANGKO                                              Guru Mata Pelajaran




Dra. Hayati Tatoe, S.Pd                                               ZULKIFLI RAMBE, S.PD


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
 

Nama Madrasah            : SMAN 2 BANGKO
Mata Pelajaran              : Bhs Inggris
Kelas / Semester           : XI / Genap
Pertemuan ke                : 7
Alokasi Waktu               : 2 X Pertemuan (2 X 40menit)
 

Standar Kompetensi      : Memahami makna teks fungsional pendek dan esei berbentuk narrative dalam konteks kehidupan sehari-hari dan untuk  mengakses ilmu pengetahuan.

Kompetensi Dasar         : Merespon makna dan langkah retorika dalam esei yang  menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan untuk  mengakses ilmu pengetahuan dalam teks berbentuk Hortatory exposition 

Indikator                        : - Membaca nyaring bermakna wacana ragam tulis yang dibahas dengan ucapan dan intonasi yang benar.
- Mengidentifikasi topic dari teks Hortatory exposition yang dibaca
                                        

I. Tujuan Pembelajaran   : Siswa dapat mendiskusikan berbagai aspek dari teks seperti isi, struktur teks secara berkelompok.

II. Materi Ajar                 : Reading : Teks berbentuk Hortatory exposition 

III. Metode Pengajaran    : Ceramah dan Tanya Jawab

IV. Langkah Pembelajaran          :
A. Kegiatan Awal     :
      - Doa
      - Presensi Siswa
      - Motivasi dengan mengarahkan siswa pada situasi pembelajaran

B. Kegiatan Inti        :
      - Guru menyuruh beberapa siswa membaca dengan nyaring
      - Guru memberikan tugas untuk mendiskusikan struktur dan isi teks.

C. Kegiatan Akhir     :
      - Membahas bersama
      - Salam penutup

V. Sumber Belajar          :Buku Look Ahead 2 dan Kamus Hasan Sadily

VI. Penilaian                  : Tugas



Mengetahui,                                                                  Bagansiapiapi,   Juli 2010
Kepala SMAN 2 BANGKO                                              Guru Mata Pelajaran




Dra. Hayati Tatoe, S.Pd                                               ZULKIFLI RAMBE, S.PD


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


Nama Madrasah            : SMAN 2 BANGKO
Mata Pelajaran             : Bhs Inggris
Kelas / Semester           : XI / Genap
Pertemuan ke                : 8
Alokasi Waktu               : 2 X Pertemuan (2 X 40 menit)
 

Standar Kompetensi      : Mengungkapkan makna dalam teks esei berbentuk narrative dalam konteks kehidupan sehari-hari.
Kompetensi Dasar         : Mengungkapkan makna dan langkah retorika dalam esei dengan menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dalam teks berbentuk Hortatory exposition 
.
Indikator                        :- Menggunakan tata bahasa, kosa kata, tanda baca, ejaan dan tata tulis dengan akurat
 - Menulis gagasan utama
 


I. Tujuan Pembelajaran   : Siswa dapat menghasilka teks berbentuk Hortatory exposition
                                            
II. Materi Ajar                 : Writing : membuat komposisi berbentuk  Hortatory exposition
                                                   
III. Metode Pengajaran    : Ceramah dan Praktek

IV. Langkah Pembelajaran          :
A. Kegiatan Awal     :
      - Doa
      - Presensi Siswa
      - Motivasi dengan mengarahkan siswa pada situasi pembelajaran

B. Kegiatan Inti        :
      - Guru menjelaskan sruktur teks Hortatory exposition 
      - Guru menyuruh siswa membuat komposisi dengan struktur teks Hortatory
        exposition
     
C. Kegiatan Akhir     :
      - Membahas bersama
      - Salam penutup

V. Sumber Belajar          : Buku Look Ahead 2 dan Kamus Hasan Sadily

VI. Penilaian                  : Tugas







Mengetahui,                                                                  Bagansiapiapi,   Juli 2010
Kepala SMAN 2 BANGKO                                              Guru Mata Pelajaran




Dra. Hayati Tatoe, S.Pd                                               ZULKIFLI RAMBE, S.PD


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
 

Nama Madrasah            : SMAN 2 BANGKO
Mata Pelajaran             : Bhs Inggris
Kelas / Semester           : XI / Genap
Pertemuan ke                : -
Alokasi Waktu               : 2 X Pertemuan (2 X 40 menit)
 

Standar Kompetensi           : Memahami makna dalam percakapan transaksional dan interpersonal resmi dan berlanjut (sustained) dalam konteks  kehidupan sehari-hari.

Kompetensi Dasar           : Merespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan berlanjut (sustained) yang menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan melibatkan tindak tutur : menyatakan sikap terhadap sesuatu, menyatakan perasaan cinta, sedih, malu, marah dan jengkel.
                                      
Indikator                        : Mengidentifikasi makna tindak tutur menyatakan perasaan cinta

 

I. Tujuan Pembelajaran   : Siswa dapat mendengarkan percakapan interpersonal atau transaksional melalui tape secara klasikal

II. Materi Ajar                 : Speaking : menyatakan perasaan cinta

III. Metode Pengajaran    : Ceramah dan Praktek

IV. Langkah Pembelajaran          :
A. Kegiatan Awal     :
      - Doa
      - Presensi Siswa
      - Motivasi dengan mengarahkan siswa pada situasi pembelajaran

B. Kegiatan Inti        :
      - Guru menjelaskan berbagai ungkapan perasaan cinta 
      - Guru menyuruh siswa membuat percakapan dengan  ungkapan perasaan cint
      - Guru menyuruh siswa mempraktekannya didepan kelas secara berpasangan.

C. Kegiatan Akhir     :
      - Membahas bersama
      - Salam penutup

V. Sumber Belajar          : Buku Look Ahead 2 dan Kamus

VI. Penilaian                  : Tugas dan unjuk kerja




Mengetahui,                                                                  Bagansiapiapi,   Juli 2010
Kepala SMAN 2 BANGKO                                              Guru Mata Pelajaran




Dra. Hayati Tatoe, S.Pd                                               ZULKIFLI RAMBE, S.PD

Indahnya Pacaran Setelah Menikah

Da’i kondang yang dikenal selalu menyuarakan nafas dzikir dalam setiap ceramah agamanya (tausiah), Ustadz Arifin Ilham, belum lama ini menggeber siswa-siswi SMA dan SMP Al Kamal untuk mencontoh suri teladan Rasululllah SAW, terutama dalam menjalani proses pendekatan dengan lawan jenis atau bahasa gaulnya adalah pacaran. “Saya bertemu isteri hanya dua kali langsung nikah, tidak ada pacaran,” ucap Ustadz Arifin Ilham saat berdialog dengan para remaja di pelataran parkir Rumah sakit Puri Mandiri Kedoya, Jakarta Barat.

Ceramah agama bersama ustadz  kondang yang disampaikan dalam rangka halal bihalal pegawai Rumah Sakit Puri Mandiri Kedoya dengan masyarakat sekitar ini juga, memberikan santunan kepada sejumlah anak yatim agar dapat membantu biaya kebutuhan sekolah. Santunan diberikan langsung oleh Direktur Utama PT Graha Husada Mandiri, dr Luth Affandi dan Komisaris PT Graha Husada Mandiri Suryo Sudibyo disaksikan Direktur RS Puri Mandiri Kedoya Dr H Mohammad Isnaeni.

Dalam ceramah agamanya, Arifin mengatakan, ciri orang bertaqwa antara lain sibuk memperbaiki diri. Bulan Ramadhan yang telah dilalui bersama merupakan salah satu cara membersihkan diri dari dosa. “Upaya penebusan dosa, tidak cukup hanya dengan berhaji, shadaqoh, tapi istigfar (memohon ampunan) juga penting,” tukasnya. Arifin juga menyebutkan beberapa contoh hadits tentang kekuatan istigfar dalam upaya memperbaiki diri dari dosa. “Tidaklah aku bangun dari tempat dudukku kecuali istigfar seratus kali,” cetus Arifin seraya menambahkan ungkapan Rasulullah yang diriwayatkan Ali bin Abi Thalib ra, “ada orang yang tidak khusuk dalam shalatnya karena ia sedang istigfar.” Kelebihan orang yang sering istigfar dalam hidupnya, kata Arifin, dia semakin menghinakan dirinya, karena itu melipatkan istigfar dalam setiap tarikan nafasnya. Itu
sebabnya, Allah akan memberikan setiap kesusahannya dan memberi kesenangan dalam setiap kesedihannya.
Ceramah agama yang berlangsung santai ini juga mengundang riuh rendah remaja SMP/ SMA dan seluruh karyawan Rumah Sakit Puri Mandiri Kedoya, saat mengeluarkan bahasa pelesetannya. Terik panas matahari tidak membuat mereka beranjak sedikit pun dari tempat duduknya. “Manusia sesungguhnya memiliki hubungan kekerabatan yang dekat dengan hewan. Setelah Idul Fitri, Kebon Binatang Ragunan penuh dengan
manusia. Intinya, ingin berhalal bihalal dengan binatang yang selama ini selalu dikaitkan dengan perilaku jahat manusia. Contoh, koruptor disebut tikus. Padahal, binatang itu tidak bersalah, mengapa mereka harus terkena imbasnya,“ urainya berseloroh.

Tak kalah menariknya, Ketua Yayasan Adz Zikra ini juga menarik isteri tercintanya, Yuni, untuk naik ke atas podium. Tanpa bermaksudmengumbar kemesraan yang dijalani selama menjalani biduk rumah tangga, pasangan muda ini kemudian bercerita tentang indahnya pacaran setelah menikah. “Saya bertemu isteri hanya dua kali, yaitu saat berbicara di telepon dan saat meng-khitbah (melamar). Tidak ada pacar-pacaran dan sudah tidak ada keragu-raguan di hati kami,” ungkap Arifin yang diamini oleh Yuni.

Indahnya pacaran setelah menikah

Pacaran? siapa takut. cuy, pacaran yang bagaimana dulu dong. Islami atau tidak pacarannya? btw, gimana sih pacaran yang Islami? semoga tulisan ini akan memberi sedikit informasi bagaimana sih Islam dalam mengatur pacaran.

saat ini bisa kita lihat pasangan pasangan muda mudi jalan bersama, makan bersama, nonton film bersama seperti layaknya pasangan yang tak terpisahkan. meraka kadang sampai berikrar kalo akan selalu bersama dunia dan akherat. Emang akherat gimana sih….kok beraninya janji kalo akan bersama di akherat.
bagi sebagian mereka pegangan tangan, cium tangan, sampai ke yang lebih dalam lagi dilakukan. Banyak dari mereka sampai melakukan hal hal yang hanya diperbolehkan bagi sepasang suami istri. Hari-hari mereka terasa indah katanya. Ada yang melalukan itu dalam hitungan hari, bulan atau bahkan tahun. ada yang berlanjut sampai nikah dan ada pula yang akhirnya putus di tengah jalan tanpa tahu sebab pastinya. kalo dah gini siapa yang rugi?

Bagi yang sampai menikah pun biasanya masalah mulai akan nampak ketika mereka sudah resmi jadi suami istri. Semua sifat dan kelakuan asli muncul yang selama pacaran selalu ditutup tutupi demi sang kekasih. pertengkaran demi pertengkaranpun datang silih berganti. maka tak heran jika kita sering melihat rumah tangga yang berujung pada perceraian. Biasanya alasan sepele saja, “sudah tidak cocok lagi”.
so mana manfaat pacaran? Bagaimana janji-janji yang akan sehidup semati?. ini semua disebabkan karena kita tidak menjadikan Islam sebagai guide dalam kehidupan. kalo kita bisa merubah atau menjalankan pacaran secara islami, insya Allah semua akan selalu dalam karunia Allah.
emang pacaran Islami gimana? dalam islam jelas dilarang berduaan dua orang yang bukan mukhrim karena yang ketiga adalah syetan. so biar aman ya kita harus jadi mukhrim dulu dangan orang yang kita cintai. so menikah gitu?? yup menikah. 

Menikah adalah cara yang diajarkan Islam dalam rangka memenuhi kebutuhan manusia akan pasangannya. setelah menikah kita bisa melakukan apa saja dengan pasangan kita. dan insya Allah bernilai pahala.
Alhamdulillah sudah mulai banyak saudara saudara kita yang tahu akan pentinya hal ini. sudah banyak temen temen atau adik adik kita yang sudah menikah ketika masih kuliah. semoga Allah memudahkan semua urusannya.
nah disinikan indahnya pacaran setelah menikah. kita ga takut atau ngumpet ngumpet. kita ga takut diketahui oarang lain. kita bisa melakukan apa aja. kan sudah halal hehheheh. beda sekali sama yang pacaran sebelum nikah kan.
kita akan selalu saling mengingatkan atau memeberi semangat. karena dasar dari cinta ini adalah Allah, so semua mencari ridho Allah. setelah nikah bukan pertengkaran yang didapat tapi kedekatan yang muncul. dengan berjalannya waktu cinta dan sayang akan semakin kuat karena bukan didasari dengan kebohongan dan pura pura.
semoga temen temen yang baca tulisan ini segera bisa memulai pacaran yang Islami. sehingga bisa segera merasakan indahnya pacaran setelah menikah.
mohon maaf kalo ada salah dikata. kalo ada kebaikan itu dari Allah semata.